Tampilkan postingan dengan label tugas TKJ. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tugas TKJ. Tampilkan semua postingan
Selasa, 10 April 2012
Kamis, 05 April 2012
JARINGAN KOMPUTER
Jaringan komputer
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia
bebas
Jaringan
komputer (jaringan) adalah sebuah sistem
yang terdiri atas komputer-komputer yang didesain untuk dapat berbagi
sumber daya (printer, CPU), berkomunikasi (surel, pesan instan), dan
dapat mengakses informasi(peramban web).
Tujuan dari jaringan komputer adalah
Agar dapat mencapai tujuannya, setiap bagian dari jaringan komputer
dapat meminta dan memberikan layanan (service). ihak yang meminta/menerima layanan disebut klien (client) dan
yang memberikan/mengirim layanan disebut peladen (server).
Desain ini disebut dengan sistem client-server,
dan digunakan pada hampir seluruh aplikasi
jaringan komputer.
Dua buah komputer yang masing-masing memiliki sebuah kartu
jaringan, kemudian dihubungkan melalui kabel maupun
nirkabel
sebagai medium transmisi data, dan terdapat perangkat lunak
sistem operasi jaringa:
Apabila ingin membuat jaringan komputer yang lebih luas lagi
jangkauannya, maka diperlukan peralatan tambahan seperti Hub, Bridge,
Switch, Router, Gateway
sebagai peralatan interkoneksinya. akan membentuk sebuah jaringan komputer yang
sederhana.
Sejarah
Sejarah jaringan komputer bermula dari lahirnya konsep jaringan
komputer pada tahun 1940-an di Amerikalaboratorium Bell dan
group riset Universitas Harvard yang dipimpin
profesor Howard Aiken.
Pada mulanya proyek tersebut hanyalah ingin memanfaatkan sebuah
perangkat komputer yang harus dipakai bersama.Untuk mengerjakan beberapa proses tanpa banyak membuang waktu kosong
dibuatlah proses beruntun (Batch Processing), sehingga beberapa
program bisa dijalankan dalam sebuah komputer dengan kaidah antrian. yang digagas oleh sebuah proyek pengembangan komputer MODEL I di
Kemudian ditahun 1950-an ketika jenis komputer mulai berkembang sampai
terciptanya super
komputer, maka sebuah komputer harus melayani beberapa tempat yang
tersedia (terminal), untuk itu ditemukan konsep distribusi proses
berdasarkan waktu yang dikenal dengan nama TSS (Time
Sharing System).network) komputer
diaplikasikan. Pada sistem TSS beberapa terminal terhubung secara seri ke sebuah
komputer atau perangkat lainnya yang terhubung dalam suatu jaringan (host)
komputer.
Dalam proses TSS mulai terlihat perpaduan teknologi
komputer dan teknologi
telekomunikasi yang pada awalnya berkembang sendiri-sendiri.
Departemen Pertahanan Amerika, U.S. Defense Advanced Research Projects Agency
(DARPA) memutuskan untuk mengadakan riset yang bertujuan untuk
menghubungkan sejumlah komputer sehingga membentuk jaringan organik pada
tahun 1969.
Program riset ini dikenal dengan nama ARPANET.
Pada tahun 1970,
sudah lebih dari 10 komputer yang berhasil dihubungkan satu sama lain
sehingga mereka bisa saling berkomunikasi dan membentuk sebuah jaringan.
Dan pada tahun 1970
itu juga setelah beban pekerjaan bertambah banyak dan harga perangkat
komputer besar mulai terasa sangat mahal, maka mulailah digunakan konsep
proses distribusi (Distributed Processing).
Dalam proses ini beberapa host komputer mengerjakan sebuah
pekerjaan besar secara paralel untuk melayani beberapa terminal
yang tersambung secara seri disetiap host Dalam proses distribusi sudah mutlak diperlukan perpaduan yang mendalam
antara teknologi
komputer dan telekomunikasi, karena selain proses yang
harus didistribusikan, semua host komputer wajib melayani
terminal-terminalnya dalam satu perintah dari komputer pusat.
Maka untuk pertama kalinya bentuk jaringan ( komputer.
Pada tahun 1972,
Roy
Tomlinson berhasil menyempurnakan program surat elektonik (email)
yang dibuatnya setahun yang lalu untuk ARPANET. Program tersebut begitu mudah untuk digunakan, sehingga langsung
menjadi populer.
Pada tahun yang sama yaitu tahun 1972, ikon at
(@) juga diperkenalkan sebagai lambang penting yang menunjukan “at” atau
“pada”.
Tahun 1973,
jaringan komputer ARPANET mulai dikembangkan meluas ke luar Amerika Serikat.
Komputer University
College di London
Pada tahun yang sama yaitu tahun 1973, dua orang ahli komputer yakni Vinton Cerf
dan Bob KahnInternational Network (Internet).
Ide ini dipresentasikan untuk pertama kalinya di Universitas
Sussex.
Hari bersejarah berikutnya adalah tanggal 26 Maret
1976,
ketika Ratu Inggris berhasil mengirimkan surat elektronik dari Royal Signals and Radar Establishment di Malvern.
Setahun kemudian, sudah lebih dari 100 komputer
yang bergabung di ARPANET membentuk sebuah jaringan atau network.[5] merupakan komputer pertama yang ada di luar
Amerika yang menjadi anggota jaringan Arpanet.
mempresentasikan sebuah gagasan yang lebih besar, yang menjadi cikal
bakal pemikiran
Tom Truscott,
Jim Ellis
dan Steve
Bellovin, menciptakan newsgroups
pertama yang diberi nama USENETUser
Network) pada tahun 1979.
Tahun 1981,
France Telecom menciptakan sesuatu hal yang baru dengan
meluncurkan telepon
televisi pertama, di mana orang bisa saling menelepon yang juga
berhubungan dengan video link. (
Seiring dengan bertambahnya komputer yang membentuk jaringan,
dibutuhkan sebuah protokol resmi yang dapat diakui dan diterima oleh
semua jaringan.
Untuk itu, pada tahun 1982 dibentuk sebuah Transmission Control Protocol
(TCP) atau lebih dikenal dengan sebutan Internet Protocol (IP) yang kita
kenal hingga saat ini.
Sementara itu, di Eropa muncul sebuah jaringan serupa yang dikenal
dengan Europe
Network (EUNET) yang meliputi wilayah Belanda,
Inggris,
Denmark,
dan Swedia.
Jaringan EUNET ini
menyediakan jasa surat elektronik dan newsgroup USENET.
Untuk menyeragamkan alamat di jaringan komputer yang ada, maka pada
tahun 1984
diperkenalkan Sistem Penamaan Domain atau domain name system,
yang kini kita kenal dengan DNS.
Komputer yang tersambung dengan jaringan yang ada sudah melebihi 1000 komputer
lebih.
Pada 1987,
jumlah komputer yang tersambung ke jaringan melonjak 10 kali lipat
menjadi 10000 lebih.
Jaringan komputer terus berkembang pada tahun 1988, Jarkko
Oikarinen seorang berkebangsaan FinlandiaInternet Relay Chat atau lebih
dikenal dengan IRC yang memungkinkan dua orang atau lebih
pengguna komputer dapat berinteraksi secara langsung dengan pengiriman
pesan (Chatting ).
Akibatnya, setahun kemudian jumlah komputer yang saling berhubungan
melonjak 10 kali lipat.
tak kurang dari 100000 komputer
membentuk sebuah jaringan.
Pertengahan tahun 1990 merupakan tahun yang paling bersejarah, ketika Tim
Berners Lee
merancang sebuah programe penyunting dan penjelajah yang dapat
menjelajai komputer yang satu dengan yang lainnya dengan membentuk
jaringan.
Programe inilah yang disebut Waring Wera Wanua atau World Wide Web.
menemukan sekaligus memperkenalkan
Komputer yang saling tersambung membentuk jaringan sudah melampaui
sejuta komputer pada tahun 1992.
Dan pada tahun yang sama muncul istilah surfing (menjelajah).
Dan pada tahun 1994,
situs-situs di internet telah tumbuh menjadi 3000 alamat
halaman, dan untuk pertama kalinya berbelanja melalui internet atau virtual-shopping
atau e-retail muncul di situs.
Pada tahun yang sama Yahoo! didirikan, yang juga sekaligus tahun kelahiran
Netscape
Navigator 1.0.
klasifikasi
Klasifikasi jaringan komputer terbagi menjadi :
- Berdasarkan geografisnya, jaringan komputer terbagi menjadi Jaringan wilayah lokal atau Local Area Network (LAN), Jaringan wilayah metropolitan atau Metropolitan Area Network (MAN), dan Jaringan wilayah luas atau Wide Area Network (WAN). Jaringan wilayah lokal]] merupakan jaringan milik pribadi di dalam sebuah gedung atau tempat yang berukuran sampai beberapa 1 - 10 kilometer. LAN seringkali digunakan untuk menghubungkan komputer-komputer pribadi dan stasiun kerja (workstation) dalam kantor suatu perusahaan atau pabrik-pabrik untuk memakai bersama sumberdaya (misalnya pencetak (printer) dan saling bertukar informasi. Sedangkan Jaringan wilayah metropolitan merupakan perluasan jaringan LAN sehingga mencakup satu kota yang cukup luas, terdiri atas puluhan gedung yang berjarak 10 - 50 kilometer. Kabel transmisi yang digunakan adalah kabel serat optik (Coaxial Cable). Jaringan wilayah luas Merupakan jaringan antarkota, antar propinsi, antar negara, bahkan antar benua.[8] Jaraknya bisa mencakup seluruh dunia, misalnya jaringan yang menghubungkan semua bank di Indonesia, atau jaringan yang menghubungkan semua kantor Perwakilan Indonesia di seluruh dunia. Media transmisi utama adalah komunikasi lewat satelit, tetapi banyak yang mengandalkan koneksi serat optik antar negara.
- Berdasarkan fungsi, terbagi menjadi Jaringan Klien-server (Client-server) dan Jaringan Ujung ke ujung (Peer-to-peer). Jaringan klien-server pada ddasaranya ada satu komputer yang disiapkan menjadi peladen (server) dari komputer lainnya yang sebagai klien (client). Semua permintaan layanan sumberdaya dari komputer klien harus dilewatkan ke komputer peladen, komputer peladen ini yang akan mengatur pelayanannya. Apabila komunikasi permintaan layanan sangat sibuk bahkan bisa disiapkan lebih dari satu komputer menjadi peladen, sehingga ada pembagian tugas, misalnya file-server, print-server, database server dan sebagainya. Tentu saja konfigurasi komputer peladen biasanya lebih dari konfigurasi komputer klien baik dari segi kapasitas memori, kapasitas cakram keras {harddisk), maupun kecepatan prosessornya. Sedangkan jaringan ujung ke ujung itu ditunjukkan dengan komputer-komputer saling mendukung, sehingga setiap komputer dapat meminta pemakaian bersama sumberdaya dari komputer lainnya, demikian pula harus siap melayani permintaan dari komputer lainnya. Model jaringan ini biasanya hanya bisa diterapkan pada jumlah komputer yang tidak terlalu banyak, maksimum 25, karena komunikasi akan menjadi rumit dan macet bilamana komputer terlalu banyak.
- Berdasarkan topologi jaringan, jaringan komputer dapat dibedakan atas :
- Berdasarkan distribusi sumber informasi/data
- Jaringan terpusat
- Jaringan terdistribusi
- Merupakan perpaduan beberapa jaringan terpusat sehingga terdapat beberapa komputer peladen yang saling berhubungan dengan klien membentuk sistem jaringan tertentu.
- Berdasarkan media transmisi data
- Jaringan Berkabel (Wired Network)
- Jaringan nirkabel(Wi-Fi)
- Merupakan jaringan dengan medium berupa gelombang elektromagnetik. Pada jaringan ini tidak diperlukan kabel untuk menghubungkan antar komputer karena menggunakan gelombang elektromagnetik yang akan mengirimkan sinyal informasi antar komputer jaringan.
Selasa, 03 April 2012
KONFIGURASI SISTEM JARINGAN BERBASIS LINUX
Jaringan komputer adalah kumpulan sejumlah komputer
yang saling terhubung untuk dapat saling berkomunikasi dalam bentuk
sharing data, chating, browsing dan lainya. Artikel kali ini akan
membahas tentang sistem jaringan pada mesin Linux. Sistem Linux
mempunyai kemampuan untuk administrasi sistem jaringan dengan berbasis
GUI dan berbasis Text. Tutorial kali ini membahas administrasi sistem
jaringan pada mesin Linux berbasis Text yakni dengan menggunakan sistem
console atau shell linux yang mempunyai kemiripan dengan comment prompt
atau dos prompt pada mesin windows.
A. Mendeteksi Kondisi Kartu Jaringan (NIC)
1. Memeriksa keberdaan kartu jaringan
Saat pc melakukan booting, mesin linux akan melakukan pendeteksian semua perangkat keras yang terpasang untuk melakukan pengecekan ulang, termasuk juga kartu jaringan. Jika muncul pesan eth0 bernilai [OK] maka kertu jaringan bisa digunakan, tapi jika pesannya adalah eth0 bernilai [FAILED] maka kartu jaringan perlu dilakukan instalasi ulang atau upgrade.
2. Memeriksa kartu jaringan dengan perintah, #modprobe [nama kartu jaringannnya]1. Memeriksa keberdaan kartu jaringan
Saat pc melakukan booting, mesin linux akan melakukan pendeteksian semua perangkat keras yang terpasang untuk melakukan pengecekan ulang, termasuk juga kartu jaringan. Jika muncul pesan eth0 bernilai [OK] maka kertu jaringan bisa digunakan, tapi jika pesannya adalah eth0 bernilai [FAILED] maka kartu jaringan perlu dilakukan instalasi ulang atau upgrade.
[root @ sambaserver root ]# modprobe rtl8139 => jika [OK] maka bisa dipakai.
B. Memasang IP Address melalui konsole atau shell linux
1. Melihat kondisi settingan kartu jaringan dengan perintah ifconfig
[root @ sambaserver root ]# ifconfig
:>> informasi yang muncul berupa Ipaddress yang ada
2. Jika IP address belum ada, maka pengisian IP address dengan perintah ifconfig sbb :
[root @ sambaserver root ]# ifconfig eth0 [no IP adrress] netmask [nonetmask/subnetmask] broadcast [no pancaran]
3. Memasang IP address pada alamat eth0
[root @ sambaserver root ]# ifconfig eth0 192.168.1.200 netmask 255.255.255.0 broadcast 192.168.1.255
4. Memeriksa konfigurasi IP address
[root @ sambaserver root ]# ifconfig eth0 => (hanya alamat pada eth0}
# ifconfig => (informasi alamat yang lengkap)
5. Menonaktifkan kartu jaringan pada eth0 (disable)
[root @ sambaserver root ]# ifconfig eth0 down
6. Mengaktifkan kembali kartu jaringan pada eth0 (activated)
[root @ sambaserver root ]# ifconfig eth0 up
7. Daemon yang digunakan pada jaringan
Daemon yaitu program untuk menangani system jaringan. Linux memiliki daemon yang bernam network yang berada dalam direktori = /etc/rc.d/init.d/network
Sintak untuk mengaktifkan daemon jaringan adalah sbb:
# /etc/rc.d/init.d/network {start | stop | restart | reload | status }
8. Menjalankan Daemon jaringan
[root @ sambaserver root ]#/etc/rc.d/init.d/network start
jika muncul pesan [OK] maka konfigurasi berhasil dan daemon dah aktif.
9. Menjalankan kembali daemon jaringan
[root @ sambaserver root ]# /etc/rc.d/init.d/network restart
10. Mematikan daemon jaringan
[root @ sambaserver root ]# /etc/rc/d/init.d/ network stop
C. Membuat file untuk konfigurasi IP address
Proses intalasi / setting IP tersebut diatas sifatnya hanya sementara, artinya jika komputer dimatikan atau restart maka saat hidup lagi settingan IP sudah hilang. Maka settingan IP addres sebaiknya dilakukan saat instalasi linux pertama kali.
Namun demikian ada cara lain, agar settingan IP address tidak hilang yaitu dengan membuat file konfigurasi tersendiri yang akan mengkonfigurasi saat Pc booting. Caranya adalah sbb :
1. saat login kedalam mesin linux, maka masuklah dengan user root sebagai super user/administrator. Namun jika sudah terlanjur dengan user biasa, bisa login ulang dengan perintah $ su
[user @ sambaserver user ] $ su {user bisa}
password : * * * * * {sebagi user root}
[root @ sambaserver root ]#
2. Buat file konfigurasi jaringan pada rc.local yang berada di direktori /etc/init.d, yang berupa file local yang akan dijalankan setiap kali PC booting.
3. buka file tersebut dengan editor vi, dengan perintah sbb :
[root @ sambaserver root ]# vi /etc/init.d/rc.local
lalu tambahkan baris berikut, dengan mengawalinya menekan huruf [I] = :
/sbin/modprobe rtl8139 => aktifkan kartu jaringannya
/sbin/ifconfig eth0 192.168.1.200 netmask 255.255.255.0 broadcast 192.168.1.255
=> setting ip addressnya
/sbin/ifconfig lo 127.0.0.1 => aktifkan ip addres mesin local
/sbin/ifconfig eth0 up = > aktifkan eth0 yang sudah berisi ip address
/sbin/ifconfig lo up => aktifkan lo yang sudah berisi ip addres local
4. Simpan file rc.local tersebut dengan cara menekan [esq], lalu tombol [shift] + [:] dilanjutkan tekan huruf [w] dan [q] lalu [enter].
Demikian Tutorial kali ini. Mohon maaf jika masih ada kekurangan.
Sabtu, 31 Maret 2012
troubleshooting pada pada jaringan komputer dan solusi nya
Troubleshooting Masalah Umum pada Jaringan
Catatan: Artikel ini ditujukan bagi pengguna sistem operasi Windows.
Apabila informasi yang terdapat pada artikel belum lengkap, Anda dapat
mencari permasalahan Anda tersebut pada Google atau seseorang yang ahli
dalam bidang komputer. Beberapa permasalahan jaringan yang terdapat pada artikel ini, merupakan masalah yang sering dijumpai sehari-hari.
Masalah: Saya tidak dapat melihat komputer lain
terhubung pada jaringan melalui “My Network Places”, dan komputer lain
pun tidak dapat melihat keberadaan komputer saya. Namun, saya dapat
mengakses internet.
Solusi: Mungkin komputer Anda terhubung pada subnet
yang berbeda dengan komputer lainnya. buka konfigurasi TCP/IP pada
Windows dan ubah subnet mask Anda sesuai dengan subnet yang dimiliki
oleh komputer lainnya.
Masalah: Saya telah tergabung pada workgroup lainnya, dan keduanya tampil pada “My Network Places”. Tampilannya cukup mengganggu.
Solusi: Tunggu selama 30 menti. Browser service Windows terkadang mengalami masalah.
Masalah: Saya tidak dapat mengakses internet, namun komputer lain dapat mengaksesnya.
Solusi: Pastikan bahwa pengaturan TCP/IP pada
komputer Anda sama dengan pengaturan pada komputer lainnya (terkecuali
IP address – pastikan IP address yang dimiliki unique atau berbeda
dengan yang lainnya). Apabila komputer lain mendapatkan konfigurasi IP
secara otomatis, maka lakukan pengaturan yang sama. Lakukan ping
terhadap salah satu alamat web, contohnya google. Buka jendela Run
dengan menekan tombol Windows+Run secara bersama sama. Ketikkan ping www.google.com.
Apabila yang ditampilkan kemudian adalah “Request Time Out”, maka Anda
belum terkoneksi dengan internet. namun apabila telah ada “Reply”, maka
Anda telah terhubung. Apabila Anda belum terhubung, maka periksa
pengaturan Internet Connection Firewall. Apabila aktif, segera
non-aktifkan dan coba lagi langkah ping sebelumnya. Apabila masih belum
dapat terhubung juga, periksa koneksi jaringan Anda, baik pada network
adapter di komputer ataupun pada hub/switch/router.
Langganan:
Postingan (Atom)





